« June 2009 | Nyoman's Blog Top | September 2009 »

August 31, 2009

Festival Indonesia 2009 di Enoshima

Hari Minggu 16 Agustus aku dan isteri menonton acara tahunan Festival Indonesia yang diadakan di Enoshima. Enoshima adalah pulau wisata kecil yang dihubungkan ke daratan dengan sebuah jembatan. Tempatnya indah dengan taman2, kafe, restaurant, toko cindera mata dan tangga menuju bukit. Dari atas bukit terlihat pemandangan ke teluk indah di bawah. Taman di atas bukit digunakan untuk areal pertunjukan kesenian dengan fasilitas panggung pementasan. Festival Indonesia dimeriahkan stand2 makanan Indonesia dan pertunjukan kesenian Gamelan dan Tarian Bali. Dipentaskan pula Kelompok Barong Genjek serta grup gamelan Bali yang anggotanya orang2 Jepang. Pohon2 latar belakang panggung dan pemandangan pantai Pulau Enoshima cocok dengan pertunjukan kesenian tradisional Bali mengingatkanku pada pementasan2 di Ubud, Bali. Pengunjung orang2 Jepang pun banyak membuat aku nyaris mati kelaparan karena makanan Indonesia di stand2 habis disantap para penonton Jepang.

August 30, 2009

Kangkung Goreng Jepang

Di Jepang saat musim panas seperti sekarang ber-macam2 sayuran tropis dijual di supermarket. Tentu saja karena tidak seperti di musim dingin dimana sayuran dan buah2an mesti ditanam di-dalam rumah2 kaca khusus maka di musim panas sayuran dan buah2an mudah ditanam dan diperjualbelikan. Akhir2 ini di supermarket aku temukan sayuran kangkung produksi Jepang yang disebut KUSHINSAI yang aku beli dan aku masak menjadi sayur kangkung goreng. Rasanya sama seperti kangkung di Bali mengingatkanku saat tinggal di Ubud, Bali memetik kangkung liar yang tumbuh di pinggir2 sungai dan aku masak jadi kangkung goreng lezat murah meriah.

Pesta Daging Bakar Jepang

Hari Sabtu isteriku punya acara 'barbecue' yaitu pesta daging bakar bersama teman2 sekantor di pinggir sungai FUTAKO TAMAGAWA sambil ber- 'HANABI' yaitu menonton pertunjukan luncuran kembang api besar ala Jepang. Karena aku juga diundang maka sore selepas kerja aku menuju sungai bertemu isteriku dan teman2nya yang tiba lebih awal. Dari stasiun sampai ke sungai orang banyak ber-jejal2 macet hiruk pikuk mirip suporter sepakbola Indonesia. Pinggir sungai Futako Tamagawa populer di musim panas sebagai tempat menonton pertunjukan kembang api Hanabi. Ratusan orang duduk2 di atas rerumputan beralas tikar plastik menonton kembang api ber-sama2 sambil makan2 dan minum bir. Hidup orang Jepang berat penuh kerja keras tetapi saat libur mereka maanfaatkan benar untuk ber-senang2 menikmati istirahat.

August 25, 2009

Sungai Futako Tamagawa

Hari minggu lepas makan siang cuaca cerah terang benderang dengan membawa ransel berisi buku sket dan alat2 menggambar aku tancap gas sepeda motor Honda tua-ku menuju sungai FUTAKO TAMAGAWA di daerah Kanagawa. Futako Tamagawa adalah sungai besar pembatas daerah Kanagawa dan Tokyo. Karena sungai di tengah kota tentu sudah di- semen2 dan di-beton2 tidak alami lagi tapi cukup hijau dengan taman, pepohonan dan kolam buatan serta tempat joging dan padang rumput sehingga ramai dikunjungi orang saat libur untuk pesta 'bakar2 daging' alias BARBECUE pinggir sungai atau memancing ikan atau sekedar jalan2. Juga ada gerombolan gadis jepang cantik2 bercengkerama di pinggir sungai. Jadilah aku duduk2 di pinggir sungai 'menonton' mereka sambil menggambar sket. Lepas matahari terbenam aku pulang membawa oleh2 beberapa sket2 gambar hasil 'tangkapan' hari itu.