Nonton Pentas BARONG GENJEK Bali di Tokyo 2 : Yoyogi Koen, Shibuya
Aku menonton lagi pementasan BARONG GENJEK Bali di event FESTIVAL INDONESIA pada hari Minggu 20 Juli 2008 di Taman YOYOGI KOEN di SHIBUYA, Tokyo. Event ini untuk memperingati HUT RI ke-50 dan hubungan Indonesia-Jepang. Karena aku sama sekali tidak bisa 'magenjekan' maka aku menjadi 'suporter' saja. Seperti biasa, pementasan BARONG GENJEK anak2 Bali di Tokyo ini cukup menarik.
Tetapi sayangnya cuaca panas di bawah terik matahari siang musim panas, dan panggung yang terlalu tinggi dan jauh, membuat pementasan kurang 'hidup'. Mungkin lebih baik apabila stage/panggung pertunjukan GENJEK lebih dekat dengan penonton. Sebab agar lebih menarik dan 'hidup' maka pementasan 'seni rakyat' anak2 muda BARONG GENJEK ini harus bisa berkomunikasi bebas dengan penonton.
Tapi syukurnya seusai pementasan di panggung, sambil beristirahat dan makan siang plus 3 kerat BIR BINTANG di areal taman yang rindang dan sejuk di bawah pohon, anggota BARONG GENJEK memainkan gamelan dan 'magenjekan' lagi. Justru 'pentas' magenjekan bebas santai di bawah pohon ini terlihat lebih menarik dan 'hidup' dan akhirnya menarik perhatian banyak pengunjung berdatangan dan menonton sambil duduk2 santai.
Bahkan merekam dengan video camera mereka. Anak laki2 salah seorang anggota kelompok GENJEK dengan berpakaian adat ber-sampuh dan ber-destar pun ikut menari bersama membuat penonton ter-senyum2. Bahkan salah seorang penonton, perempuan muda Jepang cantik yang pintar menari Bali turut menari ber-'duet' dengan penari genjek. Jadilah 'pentas' BARONG GENJEK Bali di bawah pohon rindang ini menjadi ramai dan meriah.
Di event FESTIVAL INDONESIA ini selain panggung kesenian daerah Nusantara, juga diramaikan oleh stand2 makanan Indonesia oleh warga Indonesia dan Restaurant Indonesia di Tokyo. Diantaranya adalah stand Restaurant Indonesia 'CABE'.

