« Ujian Bahasa Inggeris TOEIC di Jepang | Nyoman's Blog Top | Nonton Pentas BARONG GENJEK Bali di Tokyo 2 : Yoyogi Koen, Shibuya »

June 29, 2008

Nonton Pentas BARONG GENJEK Bali di Tokyo 1 : Dokkyo University

Orang Bali di 'simpan' dimana pun masih jadi orang Bali. Anak2 orang Bali telah dibiasakan dengan atmosfir lingkungan hidup keseharian penuh aktivitas berkesenian yang tak putus2. Sehingga untuk manusia Bali, kesenian adalah jiwa dan semangat kehidupan itu sendiri, bahkan merupakan kebutuhan hidup seperti makan dan minum. Di kota Tokyo aku berkesempatan mengikuti Gede, Wayan, Kadek, Putu, Ketut (yang kebetulan satu tempat kerja dengan aku) dan teman2 lain yang semuanya merupakan 'dedengkot' gerombolan GENJEK BALI Tokyo melakukan pementasan seni BARONG GENJEK BALI di event SOKA KOKUSAI-MURA ICHI-BANCHI INTERNATIONAL FESTIVAL di Kampus UNIVERSITAS DOKKYO di Matsubara Danchi. Event ini diselenggarakan oleh Soka International Association. Diadakan pada hari Minggu 25 Juni 2008, Event Internasional tahunan ini merupakan ajang WORLD CULTURE, WORLD MUSIC&DANCE dan WORLD BAZAAR.

< >























Anggota kelompok GENJEK ini adalah anak2 Bali yang menetap dan bekerja di Tokyo. Mereka berasal dari daerah Negara, Karangasem, Ubud, Buleleng, dll. Karena kesibukan masing2, sebenarnya tidak mudah mereka berkumpul dan melakukan latihan GENJEK. Tempat latihan pun jadi kendala. Maklum rumah atau apartemen di Tokyo sempit2 dan ber-resiko di'komplin' tetangga cerewet. Biasanya latihan GENJEK dibarengi dengan acara 'NGELAWAR' bersama. Menurut aku, pementasan seni GENJEK anak2 Bali ini mendapat sambutan baik dari pengunjung. Dengan alat2 musik minimalis sederhana berupa Kendang, Rindik bambu, Ceng-ceng, Klentuk, dan Suling, plus 1-2 kaleng bir sebelum pentas, pementasan GENJEK Bali terlihat unik, dinamis dan menarik perhatian.



























Meskipun menggunakan alat2 musik gamelan Bali tradisional tapi bisa masuk ke dalam kategori seni pertunjukan modern KONTEMPORER INTER-AKTIF yaitu pertunjukan seni Musik, Tari, Lagu dan Teater dengan penari genjek yang turun dari panggung membaur dengan pengunjung dan melibatkan beberapa penonton Jepang menari genjek bersama. Selesai pentas, anggota kelompok genjek yang masih 'belum rela' pulang duduk2 istirahat di pelataran depan pintu masuk gedung sambil iseng2 memainkan lagi gamelan GENJEK yang menarik perhatian beberapa pengunjung.















Sayangnya pementasan 'di luar acara' ini dihentikan dengan 'sadis' oleh staff penyelenggara. Mungkin mereka kuatir suara gamelan Bali yang sederhana tapi 'magis' ini bisa membuyarkan konsentrasi peserta acara berikutnya. Jadwal pementasan BARONG GENJEK BALI Tokyo berikutnya adalah pada hari Minggu 20 Juli di acara FESTIVAL INDONESIA di Yoyogi Koen, Tokyo.

Comments