« Kerja Di Jepang 1 : Jibun De Kangaete | Nyoman's Blog Top | Kerja Di Jepang 2 : Nani Sitenne »

June 9, 2008

YONG2 Si Kucing Jepang

Saat aku tinggal di kota Kyoto, di samping pekerjaan tetapku di Perusahaan, maka saat hari Minggu atau hari libur musim panas aku bekerja 'ARUBAITO' (=Kerja Lepas/Kerja Sambilan) di Perkebunan Teh milik adik Boss Perusahaan-ku di daerah Tanabe, Kyoto. Setelah wanita2 pemetik teh selesai memanen pucuk2 daun teh muda, maka menjadi tugasku untuk merabas batang2 pohon teh dengan GERGAJI MESIN khusus, agar tunas2 daun teh baru dapat tumbuh lagi. Pada suatu hari, saat bekerja di bawah matahari panas menyengat di perkebunan teh yang luas dan terjal naik-turun lereng menenteng GERGAJI MESIN dengan resiko kaki atau tangan terpotong gergaji, tiba tiba diantara rumpun cabang2 pohon teh aku menemukan sebuah kardus box karton berisikan 6 ekor bayi kucing.

Nyaris saja aku babat 6 ekor bayi2 kucing Jepang ini dengan gergajiku andaikata aku tidak melihatnya. Rupanya ada orang yang membuang bayi2 kucing ini karena tidak menginginkannya. Pulang kerja sampai di rumah aku laporkan 'penemuanku' pada isteriku. Tentu saja isteriku berteriak2 histeris berkata 'KAWAI SOU, KAWAI SOU...' (= Kasihan, kasihan). Akhirnya kami membawa pulang ke 6 bayi kucing 'Made in Japan' ini. (>>Click READ MORE baca selanjutnya)



Ternyata 1 ekor paling kecil sudah sekarat karena ter-injak2 kaki saudara2nya dan mati keesokan harinya dan kami kuburkan . Tentu saja kami menjadi repot memberi susu dan merawat ke-5 anak2 kucing sisanya. Untunglah karena isteriku bekerja sebagai WEB DESIGNER, dengan bantuan INTERNET kami mendapatkan 'orang tua' asuh buat mereka. Terkecuali 1 ekor yang paling kecil 'tak laku' karena kelihatan jelek kotor dan tidak pintar seperti yang lain. Sehingga 'terpaksa' si kecil ini kami jadikan 'anak asuh' kami. Kami pelihara dan kami beri nama 'YONG-YONG' karena waktu itu sedang tenar2nya aktor Korea bernama 'YONG-SAMA'. Kini si YONG2 telah berumur 2 tahun dan tumbuh menjadi kucing yang lucu dan pintar, dan menjadi hiburan kami saat sedih atau lelah pulang kerja. Tidak seperti kucing2 lain yang biasanya egois, malas dan mau di-elus2 saja, YONG2 adalah kucing yang rajin, setia dan pandai membalas budi. Ber-jam2 ia duduk tekun 'bekerja' malam2 hingga pagi menunggui 'lubang tikus' yang ada di dapur rumah kami. Sudah banyak tikus yang telah ditangkapnya.



YONG2 punya 'hobby' bermain bola kertas (ia pintar men'DRIBBLE' bola ala RONALDINHO) dan memanjat 'menara kucing' yang khusus aku buat dari kayu2 bekas. Seringkali pagi2 aku terbangun karena YONG2 men-cium2 mukaku se-olah2 ingin membangunkanku agar aku tidak telat pergi kerja.. Setiap aku pulang kerja YONG2 selalu setia menjemputku di depan pintu. Tapi hingga kini YONG2 tidak bisa 'mengeong' alias bisu. Mungkin karena 'shock' trauma masa kecilnya dulu

Comments

wah..kasihan sekali yong2...hiks2...untung sekarang sudah dirawat bli... Terima kasih bli sudah mau merawat Yong2.

terimakasih fifi telah membaca riwayat hidup yong2. terus terang kami berterimakasih bertemu yong2 kecil. nanti saya tulis tentang kabar yong2 sekarang sebab kami + yong2 telah pindah ke kota tokyo . segera.

Hello!
cheap cialis ,

mono top remy hair wigs are made with Indian Remy

Comments