« Pulau Hokkaido | Nyoman's Blog Top | Rumah Jepang »

January 7, 2008

Gunung Togakushi Nagano

Liburan musim panas Agustus 2 tahun lalu kenalan kami orang Jepang berkata padaku: 'ARI NO TO E IKIMASHOKA?' (Mau pergi ke MENARA SEMUT?). Ternyata yang namanya 'MENARA SEMUT' itu ada di gunung TOGAKUSHI (TOGAKUSHI YAMA), di daerah NAGANO. Keesokan harinya aku dan istri dan kenalan kami orang Jepang dan pacarnya dengan mobil wagon pinjaman dari boss-ku berangkat ke Nagano. Kebetulan mobil berbahan bakar solar jadi irit. Disamping kami rencana patungan berempat.

Berangkat dari Kyoto jam 9 pagi. Ke kota Nagano memerlukan waktu 6 jam dengan mobil. Aku menyupir mobil dan istriku navigator penunjuk jalan berbekal peta jalan. Setelah menempuh perjalanan panjang membosankan lewat 'KOSOKU DORO'(jalan TOL), jam 3 sore sampai di kota Nagano. Memasuki daerah Nagano, kulihat pemandangan indah pegunungan. Di Nagano terbentang pegunungan JAPAN ALPS terdiri dari HIDA Range di Utara, KISO Range di Tengah dan AKAISHI Range di Selatan. Seluruhnya 16 gunung dengan ketinggian di atas 3000 m dan karena itu disebut daerah 'NIHON NO YANE' (ATAP-NYA JEPANG). (>>Click READ MORE baca selanjutnya)



Okusha Jinja, Togakushi

Banyak terdapat 'RINGGO BATAKE' (perkebunan apel) sepanjang jalan. Kota Nagano bersuasana internasional dengan nama2 jalan dan informasi dalam bahasa Inggeris disamping bahasa Jepang. Mungkin karena kota Nagano pernah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin (WINTER OLYMPICS). Kami mengunjungi Kuil ZENKO-JI ( ZENKO-JI Temple) yang berumur 1400 tahun dan termasuk cagar budaya nasional Jepang.


Zenko-ji

Dari sana kami menempuh jalan naik ke penginapan di kaki gunung Togakushi. Suasananya mirip Ubud, Bali, dengan banyak hotel besar kecil, toko2 dan restaurant. Penginapan kami berupa 'RYOKAN' (losmen tradisional Jepang berlantai tatami) seharga 7000 yen per orang dengan makan pagi 'NIHON SHOKU' (masakan Jepang). Malam itu kami makan SOBA (mie Jepang) di warung soba dekat ryokan. Soba Togakushi terkenal enak.



Esok paginya jam 6 kami mulai naik ke gunung. Dimulai dengan sembahyang mohon ijin mendaki dan mohon keselamatan di OKUSHA JINJA (Kuil Okusha) di kaki gunung. Di sekitar kuil terdapat hutan SUGI NO KI (pohon CEDAR Jepang) yang berumur ratusan tahun. Bahkan 3 diantaranya berumur 900 tahun lebih.



Aku lihat juga ladang2 tanaman SOBA yang cantik yang bunganya digunakan untuk membuat tepung bahan SOBA ( mie Jepang).

'TOGAKUSHI' artinya 'PINTU RAHASIA' (HIDDEN DOOR). Orang Jepang pemilik losmen berkata bahwa menurut sahibul hikayat ( asal tidak ngibul) cerita mitos yang berhubungan dengan berdirinya negara Jepang, seorang Dewa raksasa perkasa bernama AME-NO-TAJIKARAONO-MIKOTO (bukan AJI-NO-MOTO ) membanting pintu batu gua rahasia persembunyian Dewi Matahari AMATERASU OMIKAMI. Karena di-banting2 tentu saja pintu batu gua terbelah dua.Tidak jelas kenapa sang dewa raksasa marah2 tidak karuan sampai banting2 pintu tapi yang jelas belahan pintu batu gua rahasia ini (katanya) menjadi gunung Togakushi sekarang. Karena itu gunung Togakushi dianggap tempat keramat tempat ziarah pendeta Budha. Orang2 terkenal Jepang seperti penyair HAIKU (puisi Jepang) termashur Kobayashi ISSA (1763-1827) sering mengunjungi Togakushi untuk mencari inspirasi.

Pendakian ke puncak hanya 3 jam tapi lumayan berat dengan keterjalan kadang mencapai hampir 45 derajat hingga harus memanjat dengan tali rantai besi yang telah disediakan. Dibeberapa tempat mirip PANJAT TEBING (ROCK CLIMBING) hingga kami harus bergelantungan di dinding tebing dengan jurang dalam di bawah kami. Untuk mencapai puncak kami harus melalui 'ARI NO TO' (MENARA SEMUT) yang terkenal, yang merupakan jembatan batu karang yang lebarnya hanya 20 cm sepanjang 50 m dengan jurang dalam terjal di kiri kanan mirip TITIAN RAMBUT DIBELAH TUJUH .



Rasa ngeri masih ditambah dengan adanya beberapa karangan bunga di tanah yang menunjukkan ada orang2 mati di sana (entah karena jatuh atau bunuh diri).

Karena kalau batal harus menanggung malu apalagi nama orang Indonesia dipertaruhkan maka terpaksa aku bela2in menapaki 'titian rambut dibelah tujuh setengah' versi Jepang ini bergandengan tangan dengan isteriku. Artinya kalau jatuh jatuhlah berdua. Betapa leganya setelah kami berdua selamat sampai seberang. Rasanya dunia menjadi lebih indah karena kami berdua masih hidup. Kata orang, tebing2 karang terjal gunung Togakushi dahulu tempat latihan NINJA Jepang. Sedangkan 'titian rambut semut jepang dibelah tujuh' ARI NO TO ini adalah tempat orang Jepang menguji mental keberanian anak laki2nya saat menginjak usia dewasa. ADA2 SAJA ORANG2 JEPANG INI AMAT 'KEJAM' DAN 'SADIS' PULA.


Puncak Togakushi


Setelah beristirahat di puncak, kami turun lewat rute lain melalui hutan dan sungai kecil. Kami menemukan mata air dengan air gunung yang jernih. Setelah minum, kami isi botol2 plastik penuh2 untuk bekal di jalan. Sebagian kami bawa pulang ke Kyoto karena katanya kopi jadi lebih enak dengan air gunung ini.. Di hutan kami menemukan burung2 dan bunga2 yang cantik. Dataran tinggi Togakushi (disebut TOGAKUSHI KOGEN) adalah salah satu tempat terkenal di Jepang untuk burung2 liar. Tempatnya masih alami dengan udara sejuk pegunungan.



Kami temukan juga BOTANICAL GARDEN dengan hutan dan danau kecil. Juga sebuah danau cantik dengan air bening hingga dinamakan 'KAGAMI IKE' ( Danau Cermin).

Gunung Togakushi tidak setinggi dan sepopuler Gunung Fuji tapi untuk aku lebh alami dan menantang karena itu lebih menarik. Dan setelah melewati ujian TITIAN MENARA SEMUT Togakushi, aku merasa tantangan hidup seberat apapun akan bisa aku jalani. Semoga.

Comments

care baline "titi ugal-agil" he he he hebat


Salam kenal,
salut dengan keberanian mas & mbak...aku dulu pernah ke Nagano Golf -Awano shirin dekat ga dari situ.
aku disana cuma 3 bulan aja..jadiga hapal daerah-daerahnya.
trims ya

salam kenal juga,syarah. trims baca blog aku. yah sebetulnya dibrani-braniinin biar nggak malu2-in. maaf nagano golf awano shirin aku tidak tahu cuma ke gunung togakushi saja tidak sempat jalan2. langsung balik ke kyoto. yang jelas togakushi 30 menit dari pusat kota nagano.
syarah 3 bulan di nagano belajar atau bekerja atau homestay?

saya salut dg kbranian anda.ktx disana pa namax gt ndak tahu di kaki g.fujiyama klo ndak salah da tmpat dimana baxk orang bunuh diri atau stlah masuk ndak akan bsa kluar . pa bnr itu?

memang pernah juga denger di hutan kaki g. fuji ada tempat angker kalau masuk gak bisa keluar. katanya. yang jelas g.fuji buat pendeta budha jepang emang sakral. salam.

Hello!
cheap cialis ,

cartier cpcp watches fake watches replica tudor watches

Comments